Lima Komponen Pengaruhi Produktivitas Sektor Pertanian

Belinyu – Sedikitnya terdapat lima komponen penting pendukung produktivitas sektor pertanian. Lima komponen tersebut di antaranya ketersedian bibit, ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau, ketersedian irigasi serta ketersedian peralatan panen dan pasca panen. Jika lima komponen ini berhasil direalisasikan, dipastikan target swasembada pangan tahun 2017 tercapai.

"Lima komponen itu penting, mendesak untuk diperbaiki dan direalisasikan. Sehingga dalam kurun tiga tahun swasembada pangan dapat terwujud," kata Hibson Effendy Sekretaris Bakorluh saat membacakan arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada acara Temu Tani di Dusun Bukit Tulang, Desa Riding Panjang, Belinyu Kabupaten Bangka, Senin (11/05/2015).

Pemerintah tak bekerja sendiri merealisasikan percepatan swasembada pangan. Pasalnya pemerintah sudah berkoordinasi dengan Makorem dalam hal sinkronisasi pengawalan dan pendampingan secara terintegrasi. Jika penyuluh memberikan bimbingan teknis sesuai kompetensi, peran TNI bersinergi sebagai motivator bagi petani.

Kunci sukses program swasembada pangan, jelasnya, terletak pada kinerja penyuluh di lapangan dan Babinsa yang ikut memberikan motivasi. Peran BPTP provinsi juga sangat penting, terutama dalam penyedian teknologi, desiminasi teknologi dan implementasi di lapangan.

Kendati demikian, kata Hibson, petani juga harus terus giat bekerja, ulet, tekun serta meningkatkan diri dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan informasi teknis yang mendukung kemajuan petani. Tahun 2014, hasil panen petani Kabupaten Bangka sebanyak 4942 ton, terdiri dari 1221 ton padi sawah dan 3722 ton padi lahan kering. Tahun ini ditargetkan mampu menghasilkan 5749 ton.

Sasaran produksi khususnya padi, jagung dan kedelai Bangka Belitung ditetapkan pemerintah pusat, dengan total luas sawah 12.587,5 hektare ditargetkan memproduksi 35.090 ton. "Kabupaten Bangka kekurangan 807 ton, tahun 2015 dengan program upsus (upaya khusus-red) dengan luas sawah 619,75 hektare target ini bisa tercapai," jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Editor: 
Huzari
Bidang Informasi: 
BKP Babel