PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN SEGAR DAN OLAHAN OLEH DINAS PANGAN , BPOM PROV.KEP.BABEL DAN POLRES BANGKA TENGAH DI PASAR MODERN KOBA

Jaminan keamanan pangan yang beredar merupakan tanggungjawab pemerintah bersama  pelaku usaha/petani dan distibutor harus dapat menjamin komoditi yang dihasilkan atau yang didistibusikan layak dikonsumsi tidak hanya dari fisiknya saja melainkan juga aman dari bahan berbahaya seperti residu pestisida, formalin, cemaran bakteri maupun bahan berbahaya lainnya. Jaminan keamanan pangan merupakan tanggung jawab tiga pihak yaitu (1) pemerintah (fasilitator, pembimbing dan pengawas); (2) produsen; (3) konsumen. Sinergi di antara ketiga pihak ini dengan hak dan tanggung jawabnya masing-masing sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan keamanan pangan secara nasional.

Dalam upaya meningkatkan pengawasan keamanan pangan menjelang lebaran Idul Fitri 1438 H, maka pada tanggal 13 Juni 2017 Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan BPOM Pangkalpinang melakukan pengawasan dan pemantauan bersama terhadap produk pangan yang beredar di masyarakat baik produk pangan segar dan produk olahan yang ada di Pasar Modern Koba untuk menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Kegiatan ini juga didampingi oleh pihak kepolisian dari Polres Koba, Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Petugas Keamanan Pangan Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah serta Kepala UPT Pasar Modern Koba.

Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengambilan bebrapa sampel pangan yakni cabe keriting, bawang merah, bawang putih, mentimun, Kacang Panjang, Tomat. Hasil pengujian sampel tersebut dengan menggunakan rapid test G9 Fast Pestisides Detection Kit menunjukkan hasil negatif mengandung residu pestisida, sedangkan untuk BPOM melakukan pengujian terhadap beberapa sampel pangan olahan yakni : Mie kuning basah, tahu, macaroni kering, bakso, ikan ciu, buah delima dan cincau menunjukkan hasil yang negatif mengandung formalin atau boraks. Namun untuk produk terasi diindikasikan mengandung zat pewarna yang berbahaya yakni Rhodamin B, dan selanjutnya langsung dilakukan pembinaan kepada pedagang tersebut. Sedangkan dari veteriner melakukan pengujian terhadap produk pangan hewani yakni daging sapi dan daging ayam dari beberapa pedagang, dan hasilnya pun negatif mengandung zat berbahaya sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa produk pangan baik pangan segar dan olahan yang ada di Pasar Modern Koba menjelang Idul Fitri 1438 H ini aman dikonsumsi, akan tetapi untuk pembinaan, pengawasan tetap harus dilaksanakan secara terus menerus dengan melibatkan beberapa pihak terkait.

           

        

Sumber: 
Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Penulis: 
Dewi Indah Cahyanti
Fotografer: 
Dona
Editor: 
eddmond
Bidang Informasi: 
Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan

Berita

24/11/2017 | kompas.com
76 kali dilihat
22/06/2017 | Dinas Pangan Provinsi K...
54 kali dilihat
12/06/2017 | Dinas Pangan Provinsi K...
53 kali dilihat
27/05/2016 | Dinas Kominfo
47 kali dilihat
24/11/2017 | Dinas Pangan Pro. Kep....
16 kali dilihat
07/05/2015 | Dinas Kominfo
14 kali dilihat
07/04/2016 | Dinas Kominfo
13 kali dilihat