Visi dan Misi

Memperhatikan arah kebijakan yang tertuang dalam dokumen RPJPD 2005-2025 dan RPJMD 2012 – 2017, maka Visi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012 – 2017 adalah

Visi

Terwujudnya Institusi ketahanan pangan yang handal dalam rangka tercapainya ketahanan pangan yang berbasis sumberdaya wilayah secara efektif, efisien dan berkelanjutan menuju masyarakat yang sejahtera

 

Misi

Memperhatikan visi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012–2017, maka misi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012–2017 adalah:

  1. Meningkatkan kualitas pengkajian dan perumusan kebijakan serta pengembangan dan pemantauan ketahanan pangan.
  2. Menumbuhkembangkan dan memantapkan kelembagaan ketahanan pangan;
  3. Mendorong peningkatan kemampuan aparat dan peran serta lembaga masyarakat dalam pengelolaan ketahanan pangan
  4. Meningkatkan koordinasi yang bersinergi dengan instansi terkait dalam perumusan kebijakan dan pengelolaan ketahanan pangan.

Dari Misi dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2012–2017 mengarah kepada Misi ke 2 RPJMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat (Society Empowerment) dan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui keterlibatan secara aktif masyarakat melalui kemitraan pembangunan desa dan kota secara mandiri dengan pemenuhan terhadap kualitas kebutuhan dasar masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD

Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu strategis daerah yang harus diselesaikan oleh suatu SKPD. Pernyataan tujuan tersebut akan diterjemahkan  kedalam  sasaran-sasaran yang ingin dicapai. Untuk itu tujuan disusun guna memperjelas pencapaian sasaran yang ingin dicapai dari masing-masing misi.

Tujuan strategis jangka menengah dalam mewujudkan ketahanan pangan secara berkelanjutan dengan memberdayakan potensi lokal adalah :

  1. Meningkatkan ketersediaan pangan dengan mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki secara berkelanjutan;
  2. Membangun kesiapan dalam mengantisipasi dan menanggulangi kerawanan pangan;
  3. Meningkatkan pengelolaan program pemberdayaan masyarakat dibidang ketahanan pangan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat
  4. Mengembangkan sistem distribusi, harga dan cadangan pangan untuk menjaga stabilitas dan pasokan serta harga yang dapat diakses oleh masyarakat;
  5. Mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan dengan memanfaatkan potensi lokal dalam upaya penurunan konsumsi beras perkapita;
  6. Mengembangkan sistem pengawasan keamanan pangan segar

Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh instansi dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran diusahakan dapat diukur dalam bentuk kuatitatif. Oleh karena itu, sasaran harus menggambarkan hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan.

Sasaran yang hendak dicapai dalam pemantapan ketahanan pangan Tahun 2012-2017 berdasarkan visi, misi dan tujuan,  meliputi: 

  1. Dipertahankannya ketersediaan energi per kapita minimal 2.200 kilokalori/hari dan penyediaan protein per kapita minimal 57 gram/hari;
  2. Berkurangnya jumlah penduduk rawan pangan minimal 1% setiap tahun;
  3. Tercapainya peningkatan konsumsi pangan per kapita untuk memenuhi kecukupan energi minimal 2.000 kilokalori/hari dan protein sebesar 52 gram/hari; 
  4. Menurunnya konsumsi beras per kapita per tahun sebesar 1,5 % diimbangi dengan kenaikan konsumsi umbi-umbian dan sumber protein hewani dan nabati, sehingga tercapai peningkatan kualitas konsumsi masyarakat dengan skor pola pangan harapan (PPH) tahun 2015 sebesar 90;
  5. Tercapainya peningkatan distribusi pangan yang mampu menjaga harga pangan yang terjangkau bagi masyarakat;
  6. Meningkatnya penanganan keamanan pangan segar melalui peningkatan peran produsen dan kepedulian konsumen;
  7. Meningkatnya efektifitas koordinasi kebijakan ketahanan pangan melalui Dewan Ketahanan Pangan.

Tujuan dan sasaran jangka menengah pelayanan SKPD Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta indikator kinerjanya disajikan pada tabel  berikut.