Pemantauan dan Pengawasan Keamanan Pangan Kabupaten Bangka Barat

Pemantauan dan pengawasan keamanan pangan pada pasar tradisional berupa pangan segar asal tumbuhan dan ikan, yang beredar di pasar Kelapa, pasar Simpang Teritip dan pasar Muntok. Pengambilan sampel pangan segar sayuran dan ikan ini merupakan sebagai bahan yang akan diuji kandungan residu pestisida, borak dan formalin dengan menggunakan rapid test kid oleh petugas pengawasan keamanan pangan.  

pemantauan dan pengawasan keamanan pangan di wilayah pasar tradisional pemerintah Kabupaten Bangka Barat adalah sebagai berikut :

  • Pemantauan dan pengawasan keamanan pangan dilaksanakan dalam rangka upaya untuk memberikan jaminan aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi pangan khususnya pangan segar. Hal ini sangat perlu dilaksanakan karena telah di amanatkan dalam Undang-Undang pangan nomor 18 tahun 2012, yang intinya adalah pemerintah menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat serta keamanan pangan dalam mengkonsumsinya. Pemantauan dan pengawasan ini dilaksanakan dibeberapa kecamatan wilayah pemerintahan Kabupaten Bangka Barat, antara lain :
  • Pemantauan dan pengawasan di wilayah pasar tardisional terminal kelapa dilakukan terhadap beberapa pangan segar yang dijadikan sampel uji residu pestisida, antara lain : timun, cabe merah dan cabe rawit milik pedagang yang bernama Wiwik. Sedangkan sampel uji borak dan formalin mengambil ikan tongkol milik Asiang sebagai sampel ujinya. Berdasarkan hasil uji yang dilaksanakan dengan menggunakan rapid test kid dapat diketahui beberapa kesimpulan terhadap sampel pangan yang diuji, antara lain :

Hasil pengujian timun, cabe merah dan cabe rawit : untuk residu pestisida negatif, sedangkan untuk borak dan formalin tidak dilakukan pengujian. Untuk ikan tongkol berdasarkan hasil uji formalin juga negatif, sedangkan untuk uji borak dan residu pestisida tidak dilaksanakan pengujian;

  • Pemantauan dan pengawasan di wilayah pasar tardisional simpang teritip dilakukan terhadap beberapa pangan segar yang dilakukan uji residu pestisida, antara lain : terong, cabe merah, sawi manis dan kacang panjang milik pedaganag beranama Ijal. Berdasarkan hasil uji yang dilaksanakan dengan menggunakan rapid test kid dapat diketahui beberapa kesimpulan terhadap sampel pangan yang diuji, antara lain :

Hasil pengujian terong, cabe merah, sawi manis dan kacang panjang untuk pengujian residu pestisidanya negatif, sedagkan untuk formali dan borak tidak dilakukan pengujian awit : untuk residu pestisida negatif, sedangkan untuk kandungan borak dan formalin tidak dilakukan pengujian.

  • Pemantauan dan pengawasan di wilayah pasar tardisional Muntok dilakukan terhadap beberapa pangan segar yang dilakukan uji residu pestisida, antara lain : kacang panjang, kisik dan cukini milik pedagang Diana. Berdasarkan hasil uji yang dilaksanakan dengan menggunakan rapid test kid dapat diketahui beberapa kesimpulan terhadap sampel pangan yang diuji, antara lain :

Hasil pengujian kacang panjang, kisik dan cukini untuk pengujian residu pestisidanya negatif, sedangkan untuk formalin dan borak tidak dilakukan pengujian.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan keamanan pangan yang dialkukan melalui pengujian langsung terhadap sampel pangan segar asal tumbuhan (PSAT) dan ikan yang ada di beberapa pasar tradisional wilayah Kabupaten Bangka Barat dinyatakan aman untuk dikonsumsi, karena tidak ditemukan kandungan residu pestisida terhadap produk pangan segar asal tumbuhan dan juga kandungan formalin bagi ikan tongkol yang diuji. pemantauan dan pengawasan keamanan pangan ini rutin dilaksanakan, terutama pada Bulan Ramadhan dan menjelang hari Raya keagamaan, agar masyarakat dapat hidup sehat karena mendapatkan pangan yang aman untuk dikonsumsi.

Penulis: 
BIDANG KONSUMSI
Sumber: 
DINAS PANGAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Tags: 
Pemantauan dan Pengawasan Keamanan Pangan Kabupaten Bangka Barat

Artikel

02/01/2018 | serikat petani indonesia
02/01/2018 | DINAS PANGAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
02/01/2018 | DINAS PANGAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
02/01/2018 | DINAS PANGAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
02/01/2018 | DINAS PANGAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
25/10/2017 | Eddy Agusman
19 kali dilihat
02/01/2018 | kassubag keuangan
19 kali dilihat
17/12/2017 | Kurnia Alzulami, SE
19 kali dilihat
17/12/2017 | Kurnia Alzulami, SE
19 kali dilihat
09/10/2017 | Eddmond
17 kali dilihat